di tinggal sahabat
Sahabat,
Apakah benar pengharapan adalah dian dalam temaram ?
Kecil, hangat, hampir-hampir tiada arti
Namun pijarnya selalu menerangi…………..
Sahabat,
Apakah benar pengorbanan adalah satu di antara seribu ?
Dan ketulusan tak berjejak pinta ?
Meski berbuah lara dalam dada ?
Sahabat,
Aku adalah kabut putih dingin berlagu
Maka dekaplah aku sebelum membeku
Dan jemput aku lewat dentingan merdu dawaimu
Sahabat,
Aku adalah kidung yang lirih mengalir
Menuju hilir di ujung senja
Mengisi ruang kosong di antara jeda kita
Sahabat,
Aku tak ingin takut akan gelombang
Karena sampan kita kayuh berdua
Memilah baik dan buruk bersama
Sahabat,
Bila memang sungguh tidak ada yang abadi
Maka biarlah cerita kita menjadi sebuah catatan perjalanan panjang
Yang akan selalu dikenang dari waktu ke waktu……….

0 komentar: